My Little Family… I Love U All…..

desy-42desy-112desy31

YANG SANGAT KU CINTAI………


My Husband “Papa”

papa-telp2papayogya1

** 30 Juni 1992 **

“Dua insan dipersatukan Tuhan dalam satu ikatan suci Pernikahan”

Kau……telah berjanji di altar Gereja melalui hambaNya, sembari mengucap janji bahwa Kau mau menerima aku dengan segala kekuranganku.

Kau…. akan menyayangiku, melindungi dan menjagaku…..

Aku……juga mengucapkan hal yang sama, bahwa aku mau menerimamu dengan segala kekuranganmu, dan melayanimu dengan sepenuh hati.

Kau dan Aku……… dipersatukan Tuhan, semuanya karena “CINTA” …………

Lautan luas “Rumah Tangga” terbentang luas di depan kita. Ombak dan Badai akan silih berganti menerjang. “Biduk Kecil” akan kita kayuh bersama menuju satu tujuan, yaitu: ‘Rumah Tangga” yang kekal dan abadi, hingga maut menjemput.

*******************************************************************************

My Son (Raynhard Lewis Pasaribu) si “Abang”

abangsepeda22

yaris-12

Buah cinta “Papa dan Mama” mulai bersemi di kandungan mama.

Sembilan bulan lamanya mama bergelut dengan kekhawatiran. Sejak 5 bulan usiamu di kandungan, posisimu selalu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Dokter menyarankan berbagai macam teraphy agar posisimu bisa normal. Tapi…. usaha mama sia-sia…..

Ketika waktumu akan hadir ke dunia ini, tak ada sedikitpun tanda-tanda ke arah yang lebih baik, hingga dokter memutuskan agar mama ”Operasi Caesar” oleh karena “Placentamu” telah menutup jalan keluarmu. Maka, pada tanggal 30 Maret 1993 pukul 10.00 Wib …. tepatnya di RS. St. Carolus dengan pertolongan Dr. Matius Lesmana, kau lahir dengan berat 3,6 kg, dan panjang 51 Cm. Kau sehat dan sempurna, demikian juga mama. Ketika mama siuman setelah dibius total, suster memperlihatkan dirimu kepada mama, tak lupa mama mengucap syukur pada Tuhan. Rasa sakit dan perih yang mama rasakan, seakan sirna setelah mengelus wajahmu yang putih dan mulus, mencium bibirmu yang merah dan mungil.


My Daughter ( Nindya Caroline Margareth br Pasaribu ) si “ Kaka ”

wew-carol

Tiga tahun lamanya “ Papa dan Mama” hanya ditemani oleh si Abang……..

Kemudian Tuhan menambahkan berkat sebagai buah cinta“Papa dan Mama” yang ke dua

car-2

Kau beda dengan abangmu semasa dalam kandungan. Tak sekalipun kau bikin mama gundah. Semuanya baik-baik saja. Hingga mama yakin dan percaya, bahwa mama akan melahirkan kamu secara normal. Suatu pagi Mama mulai merasakan hal yang aneh, itulah tandanya kamu akan lahir Mama, Papa, Ompungboru Siantar dan Bou Risma segera berangkat ke RS. St. Carolus. Tapi apa yang terjadi, selama 1 hari 1 malam mama mengalami mules yang amat sangat menyakitkan, ternyata jalan lahirmu baru “bukaan 2” Dr. Gunawan menyarankan agar mama lebih bersabar. Mama tetap bertahan…. dan bertahan ….. , tapi mama sudah tak berdaya …….

Dan…. pada tanggal 15 Maret 1996, pukul 12.00 Wib, kau lahir dengan tindakan “Operasi Caesar” Tak lama setelah proses operasi di Ruang Bedah, tiba-tiba mama mendengar lengkingan suaramu yang sangat memekakkan telinga. Mama bisa dengar karena mama hanya dibius lokal. Mama melihat tubuhmu yang masih berlumuran darah dibersihkan oleh suster.

Proses kelahiranmu di Caesar karena berat badanmu melebihi berat bayi pada umumnya, yaitu 4050 Gr (4 Kg lebih setengah ons ) dan panjangmu 49 Cm. Setelah berada di ruang perawatan, suster menyerahkan tubuhmu kepangkuan mama. Aduhhh… beratnya kamu nak…! Mama senangggg sekali. Pipimu yang tembem seakan menutupi matamu yang agak sipit. Diantara bayi-bayi yang ada di ruangan itu, hanya kaulah yang menjadi pusat perhatian setiap pembesuk yang datang. Mereka bilang kamu lucuuuuuuu, ngegemesin…sembari menanyakan: “Siapa sich mamanya…?”

********************************************************************************

*Alai anggo ahu dohot donganku sajabu, ingkon Jahowa do oloannami*

(Tetapi aku dan seisi rumahku,kami akan beribadah kepada Tuhan)

( Yosua 24:15c )

Iklan

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    Kek kek aku kenalnya Lae ini…. he..he..he… nanti kalau saya pulang ke Indonesia cerita ceritalah aku sama Dia….

    Desy: Ahh… bisa2 mu aja itu, kenal dimanalah kau da?? Eitttt… waspadalah… waspadalah!!!

  2. 2

    Hiras T.H Purba said,

    Aku baru baca yang ini, kek aku kenal juga pariban Pasaribu ini.
    Sebentar…sebentar….(mode mikir on).
    Iya baru ingat, tapi cuma mirip doang, ada di Surabaya marga Simanjuntak mirip dengan pariban ini.
    Kayaknya foto yang lagi nelpon itu waktu masih pacaran jarak jauh ya?
    Biasalah kirim-kiriman foto. (Sok tau lagi nih). 🙂
    Salam buat semua keluarga ya…. tuhan memberkati. Amin.

    Desy: Hahaha… ketauan dech kalo si papa wajahnya pasaran, buktinya banyak yg mirip *sori, sori ya pah* Kalo foto yang nelpon itu udah ama2nya dia pariban… Cuma, sekarang udah ber uban sprti kata Caroline itu.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: